Dalamagama kita, ikhlas adalah melakukan sesuatu karena Allah Subhanahu wa ta’ala. ikhlas sendiri mempunyai banyak sekali dimensi dalam kehidupan sehari-hari kita. Contoh, ikhlas dalam bekerja, ikhlas dalam beramal, ikhlas dalam mengajar, ikhlas dalam beribadah, dll.
Ceramah singkat tentang ikhlas yang cocok untuk mengisi kultum Ramadan! Ikhlas memang terlihat mudah diucapkan, sayangnya sangat rumit untuk melakukannya. Sebab sikap ini adalah perbuatan hati dan hanya Allah SWT yang mengetahuinya. Sehingga, banyak orang mencari ceramah singkat tentang ikhlas. Isi pembahasan ceramah topik ini biasanya ringan. Sangat mudah kamu temui ketika menghadiri ceramah di sekolah, masjid, maupun sebagai tema lomba. Pendengar dapat menerima dengan baik topik ini. Kumpulan Contoh Ceramah Singkat Tentang Ikhlas1. Ceramah singkat tentang ikhlas menerima cobaan2. Tentang ikhlas dalam beramal3. Tentang ikhlas dalam beribadah4. Ceramah singkat tentang ikhlas melepaskan seseorang Kumpulan Contoh Ceramah Singkat Tentang Ikhlas Umat Islam dianjurkan untuk selalu bersikap ikhlas agar dapat memperoleh berkah dari Allah SWT. Rasulullah SAW juga mencontohkan langsung sikap ini. Bagi kamu yang sedang mencari contoh isi ceramah singkat tentang ikhlas, simak di bawah ini, yuk. Berikut ini topik yang bisa kamu jadikan kultum Ramadan. Selain itu, juga berisi dalil tentang ikhlas. Baca juga Contoh Ceramah Singkat Tentang Sedekah Cocok Buat Isi Kultum! 1. Ceramah singkat tentang ikhlas menerima cobaan Source Pertama ada isi ceramah tentang ikhlas dalam menerima cobaan beserta dalilnya yang bagus untuk kultum. Ini adalah materi yang menarik dan akan memberikan kesan positif bagi pendengarnya. Pembuka dan isi ceramah “Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Pertama-tama yang harus kita lakukan adalah mengucapkan segala rasa syukur yang mendalam akan nikmat yang telah dilimpahkan Allah SWT kepada kita. Selanjutnya, sholawat serta salam untuk baginda besar Nabi Muhammad SAW. Nabi yang telah membawa Islam, sehingga kita bisa menikmati indahnya nikmat iman saat ini. Para jemaah sekalian, pada kesempatan kali ini izinkanlah saya untuk berbagi ceramah tentang ikhlas dalam menerima berbagai cobaan. Ikhlas adalah hal yang mudah untuk kita ucapkan. Namun, tidak semua orang mampu menerapkan sikap ini dalam kehidupannya. Salah satu hal yang sulit dilakukan adalah ikhlas dalam menerima cobaan. Di dunia ini akan selalu ada cobaan dalam hidup. Sekuat apa pun kita menghindarinya, pada masanya nanti ujian akan selalu ada. Sabar dan iklhas adalah hal yang perlu kita lakukan supaya ujian yang menimpa kita dapat menjadi pahala. Melakukan ikhlas dan sabar, maka cobaan hidup akan dapat kita maknai sebagai anugrah. Itulah yang dapat mengubah kita menjadi manusia yang lebih baik ke depannya. Selain itu, dengan ikhlas terhadap kehendak Allah, maka akan menjadi sumber kebahagiaan tersendiri bagi kehidupan di dunia dan akhirat kelak. Allah SWT berfirman Dialah yang Maha Hidup, tidak ada tuhan selain Dia. Maka sembahlah Dia dengan tulus ikhlas beragama kepada-Nya. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.’ QS Ghafir ayat 65. Jangan lelah untuk memiliki hati yang ikhlas. Allah SWT nantinya akan memberikan hadiah yang jauh lebih indah di balik cobaan yang kita hadapi.” 2. Tentang ikhlas dalam beramal Source Ikhlas dalam beramal mestinya kita lakukan dengan sungguh-sungguh hanya untuk beribadah. Terlebih dulu, kamu perlu menyakinkan diri dengan niat tanpa memiliki rasa riya, melainkan sifat yang nggak mengharapkan tujuan lain, hanya untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Bagaimana isi ceramah dengan topik ikhlas dalam beramal? Berikut contoh yang bisa kamu hafalkan untuk topik kultum lengkap dengan dalil. Pembuka dan isi ceramah “Assalamu alaikum warrahmatullohi wabaro kaatuuh. Innalhamda lillaah nahmaduhu wanasta’iinuhu wanastaghfiruhu wa na’uudzu billaahi min syururi anfusinaa wamin sayyiaati a’maalinaa man yahdillahu falaa mudhillalahu wamay yudhlill falaa hadiyalahu. Jemaah yang dirahmati Allah SWT, izinkan saya menyampaikan ceramah singkat tentang ikhlas yang menjadi syarat diterimanya amal. Umat Islam dituntun oleh Allah SWT dan Rasulullah SAW untuk senantiasa memperbanyak perbuatan baik. Tentu sikap baik ini juga harus termasuk dalam pandangan Allah SWT, bukan hanya manusia. Jika dipelajari secara mendalam, semua ayat dalam Al-Qur’an dan tuntunan Nabi Muhammad SAW dalam sunah-sunahnya adalah berisi kebaikan. Dalam salah satu ayat Al-Qur’an, Allah SWT dengan jelas memerintahkan umat Islam untuk berbuat baik. وَأَنفِقُوا۟ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ وَلَا تُلْقُوا۟ بِأَيْدِيكُمْ إِلَى ٱلتَّهْلُكَةِ ۛ وَأَحْسِنُوٓا۟ ۛ إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلْمُحْسِنِينَ Wa anfiqụ fī sabīlillāhi wa lā tulqụ bi`aidīkum ilat-tahlukati wa aḥsinụ, innallāha yuḥibbul-muḥsinīn Artinya Dan belanjakanlah harta bendamu di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan; dan berbuat baiklah karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.’ QS Al Baqarah 195. Dalam surat yang lain, Allah SWT juga memberi kepastian bahwa balasan kebaikan adalah kebaikan juga. هَلْ جَزَآءُ ٱلْإِحْسَٰنِ إِلَّا ٱلْإِحْسَٰنُ Hal jazā`ul-iḥsāni illal-iḥsān Artinya “Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan pula.” QS Ar Rahman 60. Namun, kebaikan saja tidak akan cukup karena belum tentu menjadi amal yang Allah SWT terima. Bagaimana maksudnya belum cukup dengan kebaikan saja? Islam tidak hanya menuntut untuk berbuat baik, tapi juga harus berbarengan dengan rasa ikhlas. Ikhlas dalam berbuat baik atau beribadah, berarti melakukannya semata-mata mengharap rida Allah SWT, bukan yang lain. Orang-orang yang ikhlas tidak mengharapkan pujian dari manusia dan tidak riya karena sudah merasa cukup amal perbuatannya hanya untuk Allah SWT. Ayat lain menyebutkan قُلْ أَمَرَ رَبِّى بِٱلْقِسْطِ ۖ وَأَقِيمُوا۟ وُجُوهَكُمْ عِندَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَٱدْعُوهُ مُخْلِصِينَ لَهُ ٱلدِّينَ ۚ كَمَا بَدَأَكُمْ تَعُودُونَ Qul amara rabbī bil-qisṭ, wa aqīmụ wujụhakum inda kulli masjidiw wad’ụhu mukhliṣīna lahud-dīn, kamā bada`akum ta’ụdụn Artinya Katakanlah Tuhanku menyuruh menjalankan keadilan’. Dan katakanlah Luruskanlah muka dirimu di setiap sembahyang dan sembahlah Allah dengan mengikhlaskan ketaatanmu kepada-Nya. Sebagaimana Dia telah menciptakan kamu pada permulaan demikian pulalah kamu akan kembali kepada-Nya.’ QS Al-A’raf 29. Dalam ayat-ayat tersebut, umat Islam mendapat perintah untuk melakukan semua amal perbuatan baik dengan ikhlas. Demikian ceramah singkat tentang ikhlas ini saya sampaikan. Atas perhatiannya saya sampaikan terima kasih. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.” Baca juga Daftar Lagu Ramadhan Terpopuler, Cek Lirik Lengkapnya! 3. Tentang ikhlas dalam beribadah Source Tak hanya dalam beramal saja, ikhlas adalah kesucian hati dalam beribadah untuk menuju kepada Allah SWT. Menerapkan perbuatan baik ini dalam beribadah akan membuat hati kamu lebih tenang, dan masih banyak mafaat lainnya. Nah, supaya lebih paham tentang topik satu ini, simak isi ceramah di bawah, ya. Pembukaan dan isi ceramah “Assalamu alaikum warrahmatullohi wabaro kaatuuh. Hadirin yang senantiasa dalam lindungan Allah SWT, marilah kita bersyukur atas segala limpahan rahmat dan hidayah-Nya yang tak pernah putus hingga saat ini. Mari pula bersyukur karena dapat mengenal sosok Nabi Muhammad SAW, pembawa kebenaran yang namanya kita kenang dan kita kenal sebagai sosok luar biasa. Semoga kelak, kita bisa dikumpulkan bersamanya. Aamiin ya Robbal Aalamiin. Dalam menjalani kehidupan, kita seringkali mendengar dan mengatakan Aku ikhlas kok, udah, ikhlasin aja’ atau kalimat yang mirip dengan itu. Pertanyaannya adalah benarkah kita sudah ikhlas? Tidak dapat kita pungkiri, bahwa ikhlas adalah salah satu amal hati yang sangat sulit, tingkatannya pun sudah tinggi. Dan biasanya, para ulama sering menganalogikan ikhlas layaknya surah Al-Ikhlas dalam Al-Qur’an. Ia disebut surat Al-Ikhlas, padahal di dalamnya tak satu pun ada kata ikhlas. Umat Islam diperintahkan untuk selalu ikhlas atas ketetapan-Nya, termasuk atas ibadah salat yang telah diperintahkan-Nya. Sebagaimana yang terdapat di dalam salah satu ayat Al-Qur’an وَمَآ اُمِرُوْٓا اِلَّا لِيَعْبُدُوا اللّٰهَ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ ەۙ حُنَفَاۤءَ وَيُقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَيُؤْتُوا الزَّكٰوةَ وَذٰلِكَ دِيْنُ الْقَيِّمَةِۗ Wa mā umirū illā liya’budullāha mukhliṣīna lahud-dīna ḥunafāa wa yuqīmuṣ-ṣalāta wa yutuz-zakāta wa żālika dīnul-qayyimah Artinya “Padahal mereka hanya diperintah menyembah Allah dengan ikhlas menaati-Nya semata-mata karena menjalankan agama, dan juga agar melaksanakan salat dan menunaikan zakat, dan yang demikian itulah agama yang lurus benar.” QS Al Bayyinah 5. Dalam ayat tersebut mengandung beberapa hal penting. Pertama, kita hanya boleh beribadah kepada Allah SWT saja, tanpa menyekutukannya. Kemudian, setiap ibadah yang dilaksanakan ikhlas, maksudnya harus bersih dari segala hal yang akan membuatnya rusak seperti ria, sum’ah, dan lainnya. Sementara yang ketiga ialah membuktikan keikhlasan dengan melaksanakan salat serta zakat sesuai pada waktunya. Semoga Allah SWT menjadikan kita hamba yang ikhlas dalam beribadah dan ikhlas dalam menerima ketentuan-Nya. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.” Baca juga Tentang Zakat Fitrah yang Wajib Dikeluarkan Setelah Berpuasa di Bulan Ramadan 4. Ceramah singkat tentang ikhlas melepaskan seseorang Terakhir ada topik mengenai ikhlas dalam melepaskan seseorang. Artinya, kamu perlu mendoakan dan berharap yang terbaik untuk sesorang itu, di mana pun ia berada dan apa pun yang sedang ia lakukan. Jika ingin memahami sikap ini, simak isi kultum singkat pada video di atas, ya. Semakin kamu berusaha untuk mengikhlaskan, semakin tenang perasaan kamu. ARTIKEL MENARIK LAINNYA Pilihan Kost di Denpasar Timur dan Selatan Lokasi Strategis Nyaman dan Dekat dengan Pantai! Sambut Silaturahmi Lebaran, Intip Inspirasi Dekorasi Ramadan Simpel dan Cantik Resep Cookies Kekinian, Bisa Buat Persiapan Lebaran hingga Ide Jualan! Itulah beberapa contoh ceramah singkat tentang berbagai topik seputar ikhlas. Semoga menginspirasi kamu, ya! Cari kost coliving dekat dengan kuliner, perkantoran, rumah sakit, maupun tempat strategis lainnya? Coba ngekost di Rukita saja! Tersedia berbagai pilihan jenis kost coliving Rukita yang berada di lokasi strategis dengan akses mudah dekat berbagai tempat strategis. Nggak hanya di Jabodetabek dan pulau Jawa saja, ada juga di beberapa kota Indonesia lainnya! Tapi, kalau kamu punya budget pas-pasan dan sedang mencari kost harga ekonomis fasilitas lengkap, bisa kepoin Tersedia kost di beberapa kota di Indonesia dengan harga sewa murah! Jangan lupa unduh aplikasi Rukita via Google Play Store atau App Store, bisa juga langsung kunjungi Follow juga akun Instagram Rukita di rukita_Indo, Twitter di rukita_Id, dan TikTok rukita_id untuk berbagai info terkini serta promo menarik! CategoriesTak Berkategori
Kultumatau kependekan dari kuliah tujuh menit biasanya banyak dicari ketika memasuki bulan (permulaan) Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang hak dan yang batil).” (Q.S. al-Baqarah [2]: 185) Niat, Tata Cara, dan Doa Setelahnya Senin, 1 Agustus 2022 | 13:11 WIB.
Kultum Ramadhan Tentang Menghadirkan Niat Serta Keikhlasan – Bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat mulia, dan penuh dengan keberkahan. Jika memasuki bulan Ramadhan biasanya kita terbiasa mendengarkan kultum yang disampaikan setelah shalat isya sebelum tarawih. Nah pada kesempatan kali ini Pendidik akan memberikan penjelasan mengenai kultum Ramadhan tentang menghadirkan niat serta keikhlasan. Untuk itu langsung saja yuk kita simak kultum dibawah ini. Muqoddimah السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهْ الْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَافِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ وَعَلَى أٰلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ، أَمَّا بَعْدُ Segala Puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam, Shalawat dan salamnya semoga tetap tercurah ke haribaan Nabi besar Muhammad saw, keluarga dan shahabatnya semua, Aamiin. Jama’ah yang dirahmati Allah SWT, di dalam setiap perbuatan ataupun urusan baik atau buruknya semua itu tergantung pada niatnya. Maka dari itu pada kesempatan kali ini saya akan menyampaikan tentang keikhlasan serta menghadirkan dalam setiap perbuatan, ucapan dan keadaan yang nyata dan yang samar. Perintah Menyembah Allah SWT, Menghadirkan Niat dan Ikhlas Allah SWT berfirman dalam Al-Bayyinah ayat 5 yang berbunyi وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاء وَيُقِيمُوا الصَّلَاةَ وَيُؤْتُوا الزَّكَاةَ وَذَلِكَ دِينُ الْقَيِّمَةِ Artinya “Dan tidaklah mereka itu diperintahkan melainkan supaya sama menyembah Allah, dengan tulus ikhlas menjalankan agama untuk-Nya semata-mata, berdiri lurus dan menegakkan shalat serta menunaikan zakat dan yang sedemikian itulah agama yang benar. Allah SWT juga berfirman dalam Ali-Imran ayat 29 قُلْ إِن تُخْفُواْ مَا فِي صُدُورِكُمْ أَوْ تُبْدُوهُ يَعْلَمْهُ Artinya “Katakanlah – wahai Muhammad, sekalipun engkau semua sembunyikan apa-apa yang ada di dalam hatimu ataupun engkau sekalian tampakkan, pasti diketahui juga oleh Allah.” عَنْ أَمِيْرِ الْمُؤْمِنِيْنَ أَبِيْ حَفْصٍ عُمَرَ بْنِ الْخَطَابِ بِنْ نُفَيْلٍ بْنِ عَبْدِ الْعُزَّى بْنِ رِيَاحٍ بْنِ قُرْطٍ بْنِ رَزَاحٍ بْنِ عَدِىِّ بْنِ لُؤَىْ اِبْنِ غَالِبٍ الْقُرَشِى الْعَدَوِى. رضي الله عنه، قال سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم يقولُ ” إِنَّمَا اْلأَعْمَالُ بِالنِّيَاتِ , وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى, فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ, وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى دُنْيَا يُصِيْبُهَا وَ اِمْرَأَةٍ يُنْكِحُهَا فَهِجْرَتُهُ إلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ ” متفق على صحته. رواه إماما المحدثين أبو الحسين مسلم بن الحجاج بن مسلم القشيرى النيسابورى رضي الله عنهما في صحيحهما اللذين هما أصح الكتب المصنفة Dari Amirul mu’minin Abu Hafs yaituUmar bin Al-khaththab bin Nufail bin Abdul Uzza bin Riah bin Abdullah bin Qurth bin Razah bin Adi bin Ka’ab bin Luai bin Ghalib al-Qurasyi al-Adawi berkata Saya mendengar Rasulullah bersabda “Segala amal itu tergantung niatnya, dan setiap orang hanya mendapatkan sesuai niatnya. Maka barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya itu kepada Allah dan Rasul-Nya. Barang siapa yang hijrahnya itu Karena kesenangan dunia atau karena seorang wanita yang akan dinikahinya, maka hijrahnya itu kepada apa yang ditujunya” Muttafaq disepakati atas keshahihannya Hadis ini Hadits diatas sangat erat kaitannya dengan perkara niat. Rasulullah Saw menyabdakan hadits tersebut karena diantara para sahabat Nabi sewaktu untuk mengikuti berhijrah dari mekkah ke madinah, semata-mata hanya terpikat seorang wanita yakni Ummu Qais. Rasulullah Saw mengetahui maksud orang tersebut kemudian Beliau bersabda sebagaimana sabda diatas. Karena orang tersebut memperlihatkan sesuatu yang bertentangan dengan maksud yang ada dalam hatinya. Meski itu dibolehkan namun tidak pantas karena saat itu sedang dalam suasana yang sangat genting. Maka ditegurlah secara terang-terangan oleh Rasulullah Saw. Bisa dibayangkan orang yang berhijrah hanya dengan tujuan memburu wanita yang ingin dikawin, sedangkan para sahabat Rasulullah Saw bertujuan untuk menghindarkan diri dari amarah kaum kafir serta orang musyrik yang masih tetap berkuasa di Mekkah, hanya untuk kepentingan penyebaran agama dan keluhuran Kalimatullah. Sehingga perilaku dan perbuatan tersebut sangat tidak pantas untuk ditiru karena dari niatnya saja sudah beda dan keliru, sehingga pahala hijrahnya akan kosong. Kultum Ramadhan Tentang Menghadirkan Niat Serta Keikhlasan Oleh karena itu, marilah kita semua perbaiki niat kita hanya karena Allah SWT semata, terlebih di Bulan Ramadhan ini mari kita luruskan niat kita, agar tidak sia-sia segala perbuatan kita. Demikian yang dapat disampaikan semoga dapat bermanfaat untuk kita semuaa aamiin. وَالْعَفْوُ مِنْكُمْ ثُمَّ السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهْ Demikianlah ulasan kultum yang berujudul Kultum Ramadhan Tentang Menghadirkan Niat Serta Keikhlasan. Terimakasih 🙂Perintahsabar ditegaskan dalam Al-Qur’an Surat Al-Imron: 200 yang berbunyi: “Bersbarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga”. Dengan demikian, dalam berpuasa diperlukan sikap sabar dalam menghadapi segala permasalahan dan cobaan yang ada. Dalam hal ini dibutuhkan sikap sabar yang menagndung T-7 yaitu: tenang, tahan
- Kultum adalah singkatan dari "kuliah tujuh menit" atau "kutbah tujuh menit", yang merupakan ceramah keagamaan yang biasanya disampaikan di masjid atau tempat ibadah Muslim selama sekitar tujuh menit. Kultum biasanya disampaikan pada hari Jumat setelah shalat Jumat dan berisi pesan-pesan keagamaan, nasehat, serta pengajaran tentang Islam. Kultum bisa juga disampaikan di waktu-waktu lain seperti pada acara pernikahan, aqiqah, dan lain sebagainya. Baca Juga 5 Keutamaan Bulan Ramadhan dalam Kitab Durratun Nasihin Kultum biasanya disampaikan oleh seorang ulama atau tokoh agama yang memiliki pengetahuan dan keahlian dalam Islam. Kultum Singkat Tentang Ikhlas Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas tentang ikhlas. Ikhlas adalah suatu keadaan dimana seseorang melakukan suatu perbuatan semata-mata karena Allah SWT tanpa mengharapkan imbalan atau pujian dari orang lain. Allah SWT berfirman dalam surat Az-Zumar ayat 14, "Katakanlah "Hanya kepada Allah-lah aku menyembah dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya dalam beragama." Oleh karena itu, ikhlas merupakan prinsip dasar dalam beribadah yang harus ditanamkan dalam diri kita. Namun, ikhlas tidak hanya terbatas pada ibadah saja. Ikhlas juga harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, ketika kita bekerja, kita harus berusaha untuk bekerja dengan ikhlas dan mengharapkan ridha Allah SWT. Kita harus memikirkan manfaat yang akan diperoleh orang banyak dari pekerjaan yang kita lakukan, bukan hanya keuntungan yang akan kita peroleh. Baca Juga Doa Niat Puasa Ramadhan, Dalil Tentang Puasa, Tata Cara Berpuasa serta Keutamaan Puasa di Bulan Ramadhan Selain itu, ikhlas juga dapat diaplikasikan dalam hubungan antar sesama. Ketika kita berbuat baik kepada orang lain, kita harus berusaha untuk tidak mengharapkan balasan dari orang yang kita bantu. Kita harus memperhatikan kepentingan orang lain dan berusaha membantu mereka dengan tulus dan ikhlas. Oleh karena itu, mari kita jaga niat kita dalam setiap perbuatan kita. Berusahalah untuk selalu mengikhlaskan setiap tindakan kita hanya untuk Allah SWT semata. Dengan begitu, kita dapat meraih keberkahan dan keikhlasan dalam kehidupan kita. Sekian kultum singkat kali ini. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Kultum Ramadhan Tentang SabarDanjuga kepada keluarga, sahabat dan para pengikutnya hingga akhir zaman kelak, amiin ya Rabbal a’lamiin. Hadirin yang dirahmati oleh Allah, saya akan menyampaikan Kultum Singkat Tentang Ikhlas. Ikhlas dalam arti yang sering kita pahami adalah, melakukan sesuatu tanpa mengharap imbalan apa-apa. Pengertian ini sedikit banyak sudah benar .