Fresh discoveries every dayBuka aplikasiBuka aplikasiBuka aplikasi
Airterjun Aling-aling, Buleleng, sekitar 11 km jauhnya dari Kota Singaraja ini juga punya satu keunikan yang khas. Air terjun ini terpecah alirannya menjadi 2 ketika turun ke bawah. Di bawahnya pun tersedia cekungan kolam sedalam 4 meter yang bisa digunakan untuk berendam dan juga berenang.
Lokasi Desa Bendosari, Kecamatan Pujon, Bendosari, Malang, Jawa Timur 65391 Map Klik Disini HTM per Orang Buka Setiap Hari Telepon 0813-3318-3380 Di antara banyak pilihan rekreasi di daerah Malang, wisata alam merupakan salah satu unggulan dan favorit para wisatawan. Sudah bukan hal yang aneh lagi bila banyak wisatawan yang sengaja datang berkunjung ke daerah Jawa Timur, terutama ke Malang demi mengunjungi sederet lokasi wisata alam yang ada. Di Malang sendiri, terdapat pilihan lokasi wisata alam yang cukup lengkap. Mulai dari gunung dan perbukitan Tretes, pantai, hutan, hingga air terjun. Tak salah memang bila akhirnya dengan kekayaan alam tersebut, daerah ini menjadi pusat hiburan dan lokasi wisata di Jatim. Nah, bila Anda berniat untuk berwisata di Malang, ada beberapa lokasi yang bisa dikunjungi. Untuk air terjun sendiri, misalnya. Malang memiliki sederet nama air terjun ternama yang banyak dikunjungi wisatawan dari dalam hingga luar negeri. Ya, popularitas wisata di Malang memang bukan hanya dari wisatawan lokal saja namun hingga ke luar negeri. Wisata air terjun Coban Sewu yang terletak di antara Malang dan Lumajang misalnya, mendapatkan julukan Niagara Waterfall in Indonesia dari pengunjung luar negeri. Tak lain karena keaslian, “keliaran”, hingga keindahan dari curug. Sekilas Lokasi❤️Jadi Tempat Wisata❤️Menuju Lokasi❤️Wisata Air Terjun❤️Pemandangan Dari Ketinggian❤️Tangga Dari Batu❤️Bagian Licin❤️Catatan Penting❤️ Sekilas Lokasi❤️ Foto By aleguntur Coban Sewu adalah air terjun terkenal yang letak ada di antara Lumajang dan kota Malang. Alamat tepatnya ada di Desa Bendosari, Kecamatan Pujon, Bendosari, Pujon, Malang, Jawa Timur. Selain dikenal dengan nama Coban Sewu, air terjun ini juga mendapatkan nama Coban Tumpak Sewu. Kadang juga disebut Tumpang Sewu oleh warga sekitar. Nama dari air terjun tersebut berasal dari keadaan dan bagaimana sumber air di lokasi Coban Tumpak Sewu. Nama Coban Sewu untuk air terjun didapatkan dari kata Coban yang berarti air terjun, dan Sewu yang berarti Seribu. Nama tersebut diberikan karena Coban Sewu seakan memiliki “seribu” sumber air terjun berbeda. Tentu saja, jumlah sumbernya tak benar-benar ada seribu. Atau mungkin pernah mencapai seribu sumber air terjun di Coban Sewu? Nah, tak ada yang tahu pasti. Sedangkan nama Coban Tumpak Sewu dan Tumpang Sewu diberikan karena air terjun yang ada di Coban Sewu seakan bertumpuk-tumpuk satu sama lain. Air terjun yang ada disini memang tak berasal dari satu sumber aliran air dari atas yang jatuh ke bawah. Melainkan sumber air dari berbagai arah di sepanjang tebing. Sehingga bila dilihat, air terjun akan terlihat “tumpang” atau “tumpak” menindih satu sama lain. Ini merupakan salah satu keunikan dari air terjun ini sendiri. Keunikan lain tentu saja letaknya yang berada di antara kabupaten Malang dan Lumajang. Menjadikan pengunjung bisa datang melalui akses dari arah kedua kota kabupaten ini. Bahkan bisa saja pengunjung masuk lewat Lumajang dan keluar ke arah Malang. Begitu pun sebaliknya. Menarik sekali bukan? Jadi Tempat Wisata❤️ Foto By mariamitsura Berbeda dari cerita wisata lain, yang bermula dari tidak sengajaan, cerita Coban Sewu lebih menarik. Dikisahkan beberapa tahun lalu, sekumpulan pemuda di daerah perbatasan Malang dan Lumajang kesulitan mencari pekerjaan. Kurang lebih ada 20 orang pemuda yang lantas memutuskan untuk mencari curug atau air terjun baru yang nantinya bisa mereka buka menjadi lokasi wisata. Dikisahkan mereka mencari di sekitar daerah Ampelgading dan desa Lebakharjo. Hingga akhirnya menemukan air terjun diujung aliran sungai Glindih yang ada di Pronojiwo. Setelah diikuti, ditemukanlah grojogan Coban Sewu, yang letaknya tepat di perbatasan Malang dan Lumajang. Tepatnya di kecamatan AmpelGading, Malang dan desa Sidomulyo, kecamatan Pronojiwo, Lumajang. Setelah itu mereka pun mulai bekerja sama dengan pemerintah setempat untuk menjadi pengelola dari objek wisata Coban Sewu tersebut. Fasilitas mulai disediakan dan perlahan namun pasti, jalan akses menuju ke arah daerah ini pun dibuka dengan bantuan dari pemerintah juga. Sejak sekitar 5 tahun lalu, objek wisata ini pun mulai dibuka dan menjadi pekerjaan utama pemuda daerah tersebut yang menjadi pengelola. Kreatif sekali bukan? Menuju Lokasi❤️ Foto By Ada beberapa rute berbeda yang bisa diakses untuk menuju ke Coban Sewu ini. Namun bila Anda berasal dari luar daerah, sebaiknya memilih antara mencari jalan ke Lumajang atau Malang lebih dulu. Misalkan saja, bila Anda berada di daerah Jember akan lebih mudah untuk mencari jalan ke Lumajang lebih dulu baru dari sini, akan ada banyak sekali petunjuk arah menuju ke air terjun Coban Sewu. Sedangkan bila Anda berada di daerah Surabaya, menuju ke arah Malang tentu saja menjadi jauh lebih mudah dan lebih dekat. Arah jalan yang bisa ditempuh dari dua daerah tersebut ke arah selatan, mulai dari Tirtoyudo, Dampit, Turen, baru ke arah Ampel Gading atau ke arah Pronojiwo. Sepanjang perjalanan nanti, Anda juga bisa berpadu pada letak Gunung Semeru yang seharusnya ada persis di depan. Selain itu nantinya Anda juga akan melewati wilayah Petungsewu, yang merupakan arah menuju air terjun Parangtejo. Foto By Selain di sepanjang perjalanan, Anda juga akan melewati sederet coban lain seperti Coban Sumber Telu, Air Terjun Kapas Biru, serta Grojogan Kabut Pelangi atau Parangtejo tadi. Bila masih bingung, Anda juga bisa mencari lokasi Goa Tetes yang letaknya sekitar 1 KM dari Air terjun Parangtejo dan sekitar 2 Km dari Coban Tumpak Sewu. Sedangkan bila Anda datang dari arah Pasuruan, bisa menuju ke Coban Sewu dengan melewati Ngantang. Kemudian tak akan jauh lagi menuju lokasi air terjun. Untuk lebih jelasnya, peta yang ada di Wikimapia tentunya akan memudahkan Anda selama perjalanan menuju ke lokasi wisata air terjun. Meskipun ketika Anda sudah masuk ke daerah selatan Malang, akan mudah mencari di mana lokasi berdasarkan dari penunjuk jalan dan juga dari info warga yang ada di sekitar. Wisata Air Terjun❤️ Foto By tikapus257 Setelah petunjuk arah sekitar 100 meter dari Coban Sewu akan ada jalan desa yang menuju ke area parkir. Disini merupakan batas paling akhir kabupaten Malang, tepanya di Dusun Jagalan, Desa Sidorenggo, Kecamatan Ampelgading Area parkir memang terbilang luas dan menjadi satu untuk mobil dan juga untuk motor. Di area parkir ini juga sudah terlihat fasilitas yang disediakan warga pengelola. Ada kamar mandi, toilet, kios makanan kecil, hingga terdapat juga mushala dan banyak warung-warung. Untuk parkir mobil Anda akan dikenakan biaya Rp 5,000 dan untuk motor Rp 2,000. Akan ada karcis khusus sebagai jaminan keamanan, jadi pastikan Anda tidak menghilangkannya. 10 Meter dari area parkir terlihat pos penjagaan untuk masuk ke dalam area air terjun. Anda harus membayar Rp 5,000 per orang untuk bisa masuk ke area ini. Perjalanan ke dalam dari pos cukup dekat. Kurang dari 50 meter, akan ada persimpangan jalan. Di mana belok kanan akan membawa Anda melihat air terjun dari area Malang dan sebaliknya dari arah Lumajang. Foto By whiempy Pemandangan Dari Ketinggian❤️ Kedua bagian ini bahkan memiliki nama masing-masing, yakni Coban Sewu dan juga Panorama Coban Sewu. Berbelok ke kanan Anda harus siap dengan trip yang lebih ekstrem. Sedangkan di Panorama Coban Sewu Anda bisa menikmati pemandangan air terjun dari ketinggian. Panorama Coban Sewu cocok untuk Anda mengambil foto maupun video pemandangan dan bila Anda berwisata bersama keluarga maupun dengan anak. Sesuai namanya panorama Coban Sewu terlihat paling indah di daerah ini. Cocok juga untuk Anda mengambil video vlog petualangan yang diunggah ke YouTube nantinya. Meski terlihat tidak berbahaya, namun pastikan tetap waspadai di daerah ini. Seperti tempat wisata alam lain terdapat misteri sendiri, terutama setelah ada berita kejadian kecelakaan wisatawan yang jatuh. Bahkan bila Anda melihat, ada bagian yang masih ditutup setelah memakan korban meninggal. Daerah yang sudah menelan korban tewas seperti ini memang seharusnya membuat Anda lebih berhati-hati lagi. Foto By waktutravel_id Nah bila ke arah sebaliknya, seperti yang diungkap oleh banyak review, akan memberikan pengalaman yang lebih menantang. Disini, Anda akan turun melintasi tebing batu melalui tangga tak sembarang tangga. Tangga Dari Batu❤️ Hanya beberapa meter ke bawah saja tangga terbuat dari batu, sedangkan berikutnya, tangga hanya disusun dari potongan bambu yang diikat dengan menggunakan tali ban. Beberapa anak tangga terlihat menurun dengan curam sepanjang sisi tebing. Sedangkan di bagian lain, Anda harus benar-benar merayap turun dengan berpijak pada tangga bambu. Sambil turun Anda juga harus berpegangan pada sebatang bambu dan tali yang dipasang di sisinya. Berbahaya, namun juga sangat menantang. Sembari menuruni tangga ini, Anda akan disuguhi pemandangan dari sisi air terjun. Tentunya Anda juga mendapatkan siraman rintik air terjun Tumpak Sewu yang terus mengguyur tanpa henti. Entah berapa puluh atau ratus anak tangga sempit yang harus dilalui sebelum Anda tiba di tempat peristirahatan. Ya, terdapat tempat peristirahatan untuk bergantian pengunjung lain yang akan naik. Ini karena tangga tersebut merupakan satu-satunya jalan naik dan turun dari arah Malang. Kecuali mau berputar ke arah Lumajang, yang nantinya akan membawa ke arah Panorama Coban Sewu. Di area peristirahatan ini, Anda bisa duduk di batang pohon sembari melihat keindahan alam yang membentang luas di hadapan. Rasanya perjalanan yang ditempuh meniti tangga tadi terbayang lunas. Bahkan saat masih di peristirahatan. Setelah melanjutkan perjalanan, Anda akan tiba di dasar air terjun dengan aliran sungai deras di bawah. Dari sini, Anda bisa melihat ke atas dan menyaksikan secara langsung indahnya pemandangan air terjun Coban Sewu. Anda bisa memilih beberapa kegiatan untuk dilakukan. Mulai dari masuk ke belakang tirai air terjun dan berfoto dari baliknya, bermain-main air di sepanjang sungai atau meneruskan perjalanan meniti sepanjang aliran sungai untuk olah raga rafting. Namun perlu diingat, Anda tak dianjurkan untuk berenang di area ini karena arus air terjun yang deras yang bisa terjadi kecelakaan. Foto By achmadrieqza Bagian Licin❤️ Bila ingin meniti sungai pun, terdapat tali untuk berpegangan karena ada beberapa bagian sungai yang licin. Bila Anda meniti aliran sungai, akan ada pos lagi untuk Anda masuk ke area Panorama Coban Sewu. Pemandangan dari sini lebih menakjubkan lagi, karena Anda masih bisa meniti tali dan menuju ke arah yang lebih ke bawah atau kembali ke atas. Kedua pilihan dijamin sama-sama menantang dan menyenangkan. Bila waktu masih cukup, tak ada salahnya memang untuk kembali mengeksplorasi air terjun dengan melewati arah bawah atau meneruskan perjalanan dan naik ke atas. Bila Anda memutuskan naik ke atas, Anda akan dibawa ke arah lain dari Panorama Coban Sewu. Di sini, terdapat sebuah gazebo di mana Anda bisa menikmati pemandangan. Ada juga rumah makan untuk Anda isitirahat dan melepaskan lelah. Bahkan Anda bisa menikmati makanan dan minuman hangat sembari duduk di gazebo dan menikmati pemandangan dari atas Panorama Coban Sewu. Di lokasi yang sama ini, juga ada homestay di mana Anda bisa beristirahat bila hari sudah malam. Homestay disini dikelola oleh penduduk dengan harga yang murah. Meski yang disediakan hanya kamar dan ruangan untuk mandi saja. Untuk Anda yang gemar tantangan lebih, juga bisa camping di daerah ini. Untuk kamping di Panorama Coban Sewu, Anda cukup membayar Rp 35,000 saja sebagai biaya izin mendirikan tenda. Foto By Setelah itu Anda bisa langsung isitrahat di tenda. Tak perlu takut akan suasana yang gelap karena kebanyakan penjaga maupun muda-mudi di daerah tersebut masih akan ada di sekitar hingga larut. Juga akan ada banyak warung yang buka. Anda juga bisa mengambil gambar matahari pagi dari daerah ini dengan sangat bagus. Menyenangkan sekali bukan? Catatan Penting❤️ Setelah mengetahui rute perjalanan, fasilitas, hingga wisata di Coban Sewu, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan pula. Pertama, tentu saja kenakan baju yang nyaman. Begitu juga dengan sepatu. Bila Anda memutuskan untuk perjalanan hingga ke bawah air terjun, pastikan mengenakan sepatu atau sandal gunung anti selip. Bawa juga kantong sampah, jaket, dan juga baju. Coban Sewu merupakan area air terjun dengan aliran air yang deras. Sepanjang turun bahkan sepanjang di area air terjun, Anda akan terkena “gerimis” yang merupakan aliran air yang terus jatuh. Jadi pastikan mengenakan baju yang cepat kering namun sekaligus hangat. Foto By Pastikan juga untuk membawa air minum karena perjalanan turun dan naik di air terjun ini mencapai 500 meter dan akan sangat melelahkan. Setelah itu pastikan untuk selalu mengutamakan keselamatan. Daerah Coban Sewu tak bisa dikatakan aman dengan banyaknya kecelakaan yang terjadi. Jadi pastikan meletakan keamanan diri di atas segalanya. Selamat berwisata! Parlindungan Sinabutar adalah nama lengkapnya. Memiliki pengalaman menulis sejak 2018. Pria yang punya hobi Travelling ini adalah seorang penulis berasal dari Durung, Medan. Selain jadi Wiraswasta, Dia adalah salah satu penulis yang aktif.
Berikutlima contohnya. 1. Kolam batu dengan teratai. ilustrasi kolam teratai (bobvila.com) Kolam cantik ini dipenuhi dengan teratai, batu yang mengelilingi, dan air terjun dengan gerakan yang lembut. Daun teratai juga bisa membuat hewan-hewan air merasa terlindungi, jadi kolam akan terlihat semakin ramai.
Summer is undoubtedly the best season to go kayaking. With warm temperatures, abundant sunshine, and long days, getting out on the water is one of the best pastimes for the hottest months of the year. What’s more, as the water is now refreshing rather than chilling, taking a dip straight off your kayak is an excellent way to stay cool. Another advantage of kayaking in the summer is that you don’t need to wear many layers. Even so, this doesn’t mean you should head out in only a swimsuit with no second thought, as summer brings its own unique considerations like avoiding sunburn. In this guide, we’ll cover what to wear kayaking in summer and share some of the best outfits for watersports during the hot season. How To Decide On What To Wear When Kayaking In Summer No matter what season you are kayaking in, you should always dress for the water temperature rather than the weather. So as the waters are warming up during the summer, you can drop some of the layers you were wearing in spring. When deciding what to wear kayaking in hot weather, sun protection and breathability should be your two biggest considerations. For that reason, we still recommend wearing layers, but you can switch to thinner, cooler clothing. For example, wearing a thin synthetic long-sleeve top with UV protection over a swim or wet suit will stop your shoulders from burning. It will also dry fast if you get wet but won’t cause you to overheat either. Here are some layer options you can consider for summer kayaking. Swimwear If the water you are kayaking in is warm and you’re planning to take a dip, you’ll undoubtedly want to wear a swimsuit or swim shorts as a base layer. So, what type of swimwear is best for water sports like kayaking? Men’s swimming trunks come in varying lengths from short to knee-length like the ​​Kanu Surf Men’s Barracuda Swim Trunks. If you want extra coverage to protect your upper legs from sunburn, these 22-inch long shorts are a good option, and they have UPF 50+ sun protection too. For women, choosing your swimwear will depend on what feels most comfortable and how much coverage you want. For example, if you are sensitive to the sun, you may prefer a one-piece suit. Alternatively, you can pair some sport-style swim shorts like these ones from ALove with your favorite bikini top. What’s more, some swimsuits are specially designed for watersports, like the AXESEA Women’s Retro Surfing Bathing Suit. Wetsuits When deciding what to wear kayaking in summer, consider the difference in temperature between the air and water. For example, if you live somewhere with mild or unpredictable summers, the water may be much more chilly than the air. In this case, you might want to consider wearing a wetsuit rather than a swimsuit. If you’re still unsure which apparel to choose, measure the water and air temperatures. Then add the numbers together. If it’s below 100 °F, opt for a wetsuit. Wetsuits offer insulation and heat retention, so if you capsize and the water is colder than expected, you won’t get the chills. There are different levels of thickness available, and you can choose either short or long-sleeved. A 2mm short-sleeve wetsuit like the O’Neill Men’s Reactor-2 Back Zip Wetsuit is ideal for summer kayaking. We also recommend you wear a wetsuit if you’re going kayaking for the first time. As a beginner, you’ll likely spend more time in the water than an experienced kayaker, so you will need Kayak outfits that are insulated and quick-drying. Rashguard If you’re prone to sunburn or are cautious about overexposing your skin, wear a rashguard, technical shirt, or another quick-drying top. Rashguards are made from lycra/spandex and come in short sleeve or long sleeve versions. Like the O’Neill Men’s Basic Skins Short Sleeve Sun Shirt, most rashguards are lightweight, quick-drying, and protect you from harsh UV rays. They typically have a slim fit but are not too tight to cause overheating and have minimal seams to prevent chafing. There are also many women’s rashguard/swimsuit hybrids. These can either be one or two-piece. For example, the LafyKoly Rash Guard Swimsuit is a one-piece suit that you can get with either long or short sleeves and choose from a range of trendy styles. Board Shorts Board shorts are some of the best clothes for kayaking in summer, but any comfortable quick-drying shorts like running shorts work well, too. You can wear board shorts over your swimwear, and the longer length gives you more sun protection and coverage. Synthetic materials like polyester and microfiber are top choices for kayaking shorts. And if possible, choose shorts with UPF 50+ protection like these Kanu Surf Women’s Marina Board Shorts. Water Shoes During the summer, the water where you’re kayaking may be warm enough to go bare feet. Even so, if you’re kayaking around stony beaches, coral reefs, or anywhere that may have sharp rocks that can cut through your feet, it’s best to wear water shoes. Water shoes like these ones by SIMARI protect your feet from sharp objects and prevent slipping thanks to their protective rubber soles and bump texture design. They also keep out grit and sand, and their innovative 8-hole drainage design drains water out quickly. Sun Hat When planning what to wear kayaking in summer, don’t forget essential accessories such as a sun hat. A wide-brimmed hat will offer your face and head vital protection from the heat and the harsh UV rays, meaning you won’t come home with heatstroke or sunburn! A sun hat will also reduce glare from the sun and improve visibility. When choosing a hat for kayaking, choose one you can securely attach to your head like this Muryobao Women’s Foldable Sun Hat. Its foldable side snaps mean you can wear it in various styles, such as flat brim or cowboy. It also has mesh sides for better airflow and ventilation and is lightweight, waterproof, and quick-drying. Kayaking Summer Outfit Ideas Now you know what the best clothes for kayaking in summer are, let’s put together the ideal outfit for your summer kayaking sessions. Kayak Outfits For Men If you’re planning to enjoy some swimming during your day out in the water, we recommend wearing both swim shorts and board shorts, or one or the other. These knee-length Tormenter Waterman 5 Pocket Boardshorts are an excellent option as they feature five pockets of various sizes to keep your personal belongings safe. Then, when you fancy a dip, you can simply remove them before diving in. Underneath your boardshorts, wear these quick-drying ​​Tyhengta Swim Trunks with mesh lining for breathable wear. Up top, wear this Quiksilver Solid Streak Short Sleeve Rashguard with UPF 50 sun protection. There’s also a long-sleeve version if you want extra coverage. Pair with these sleek DOUSSPRT Water Shoes. They feature breathable and durable air mesh fabric that dries rapidly. Finally, don’t forget this Columbia Bora Bora Booney Hat with UV protection and moisture-wicking abilities to keep you cool and protected. Kayak Outfits For Women We love these stylish and versatile American Trends One Piece Swimsuits. Choose from one of the many trendy designs from Tie Dye to Starry Sky To Gradient. Made from 82% Polyester and 18% Spandex, the swimsuit is stretchy, comfortable, and quick-drying. Aside from the colorful patterns, it features a racerback and wide shoulder strap style. Layer up with this Roxy Whole Hearted UPF 50 Rashguard. The soft, stretchy fabric will protect you from sunburn without making you overheat. There are both short and long sleeve options available. Pair this with the BALEAF Summer Floral Board Shorts. With a inseam, they give additional coverage to prevent those painful bikini line sunburns. In addition, they are lightweight, breathable, and feature UPF 50+ sun protection. There are also two zip pockets to keep your phone, keys, and wallet safe. For your feet, opt for these YALOX Water Shoes. They are made from a fast-drying, breathable fabric with a non-slip sole and protective elastic heel. Finally, protect your head with this Konikit Wide Brim Hat. It features UPF 50+ protection and mesh vents for maximum airflow. It’s also lightweight and foldable, so you can easily store it in your bag when it’s not needed. Final Thoughts On Kayaking In Summer Whether you’re a kayaking pro or heading out onto the water for the first time, summer is the perfect time for some watersports. With the summer kayak outfits mentioned in this article, you can enjoy the warm waters, long days, and abundant sunshine while staying safe and protected. Need gift ideas for kayak lovers? Check out our kayak gift guide. Need help with clothing? Read one of the following blog posts What to wear kayaking in spring What to wear camping What to wear hiking in summer
Manakala bagi anda yang berkeluarga, melakukan aktiviti trekking ke Air Terjun Lata Medang adalah tidak sesuai. Meskipun begitu, anda boleh membawa mereka beriadah di kawasan air terjun sekitar kawasan parkir. Namun, untuk mendapatkan kawasan yang cantik anda perlu berjalan sekitar 10-15 minit ke dalam hutan.
Ada Banyak Air Terjun di Bali yang Harus Dikunjungi!Bali bukan cuma punya pantai-pantai indah aja, tapi juga banyak keindahan alam lainnya. Salah satunya adalah air terjun! Yup, meski pulaunya enggak terlalu besar, tapi ada banyak banget air terjun di Bali, dan sebagian besar udah terkenal di kalangan wisatawan lokal maupun kamu tertarik untuk mengeksplor berbagai air terjun di Bali, Klook punya daftar air terjun-air terjun terpopuler dan terindah di Bali yang telah kami rangkum dalam artikel ini!10 Air Terjun Terindah di Bali Rekomendasi KlookSekumpul WaterfallLeke Leke WaterfallKanto Lampo WaterfallAling Aling WaterfallTegenungan WaterfallTibumana WaterfallTukad Cepung WaterfallGitgit WaterfallBanyumala Twin WaterfallBanyu Wana Amertha WaterfallTransportasi untuk Keliling Berbagai Air Terjun di BaliAir terjun di Bali rata-rata cukup jauh dari Bali Selatan yang merupakan sentra wisata Bali seperti Kuta atau Seminyak. Sebagian air terjun dalam daftar ini bahkan berada di Bali Barat ataupun Bali Timur yang letaknya puluhan kilometer dari Denpasar. Setidaknya ada 3 opsi yang bisa kamu ambil untuk mengeksplor berbagai waterfalls di Bali1. Sewa MotorSewa motor di Bali adalah salah satu cara transportasi termurah dan paling banyak digunakan oleh turis di Bali. Bahkan kamu bisa mendapatkannya mulai dari Rp 50 ribuan saja di Klook!Motor memang merupakan transportasi yang fleksibel banget. Tapi perlu kamu ingat ya, kalau kamu akan harus melalui perjalanan yang jauh untuk mencapai air terjun-air terjun dalam daftar ini. Berkendara dengan motor tentu akan lebih melelahkan, dan kamu juga akan rentan diguyur hujan atau kepanasan di bawah terik Rental Mobil Lepas KunciSewa mobil di Bali untuk liburan sangat direkomendasikan karena kamu bakal beneran bebas mau ke mana aja tanpa batas, asal masih di dalam area Pulau Bali dan dikembalikan tepat enggak perlu takut ada biaya tambahan karena mau mengunjungi tempat wisata di Bali yang cukup jauh dari area turis di Bali Selatan, seperti di Bali Timur atau Bali Utara, karena kamu tinggal modal bensin doang buat ke mobil di Bali juga merupakan opsi terbaik yang bisa kamu pilih kalau kamu hendak liburan di Bali bersama pasangan, keluarga, atau dengan rombongan Mengikuti Paket TourPilihan terbaik lain yang bisa kamu pilih adalah dengan mengikuti paket tour ke air terjun Bali seperti paket tour Bali Hidden Waterfalls Trip yang bisa dipesan di Klook. Dengan paket tour, kamu akan dibawa ke satu atau bahkan beberapa air terjun sekaligus dalam satu hari perjalanan, jadi kamu bisa puas banget mengeksplor berbagai air terjun populer di juga enggak perlu repot-repot mencari arah ke air terjun yang ingin kamu kunjungi karena pemandumu pastinya udah hapal banget sama tempatnya. Kamu pun bisa merasa lebih aman sepanjang selengkapnyaPersiapkan Fisik Sebelum Mengeksplor Air Terjun di BaliMeski sebagian air terjun di Bali sudah memiliki jalur yang baik dan bisa dicapai dengan aman, namun sebagian besar baru bisa dicapai setelah trekking sepanjang beberapa ratus meter dari tempat parkir. Jalurnya pun bisa saja tidak mudah dilalui - kalaupun mudah, pasti dalam bentuk tangga-tangga yang akan menguras karena itu, persiapkan fisik kamu sebelum mengeksplor air terjun-air terjun di Pulau Dewata. Jangan lupa persiapkan alas kaki yang baik untuk trekking, dan tentu saja baju ganti karena kamu sangat mungkin berbasah-basahan di sana!1. Sekumpul WaterfallAir Terjun Sekumpul atau Sekumpul Waterfall bisa dibilang merupakan salah satu air terjun terpopuler di Bali. Maklum, air terjun ini memang beneran luar biasa, karena setidaknya ada 7 air terjun yang berkumpul di area ini!Bersiaplah melewati trek yang tidak mudah untuk bisa mencapai lokasi Sekumpul Waterfall - dari trekking beberapa ratus meter sampai masuk ke dalam sungai! 2. Leke Leke WaterfallLeke Leke Waterfall adalah air terjun di Bali lainnya yang sedang naik popularitasnya. Alasannya apalagi kalau bukan karena pemandangan unik yang ditampilkan air terjun ini air seolah terjun dengan deras ke dalam kolam yang diapit tebing yang penuh dengan tanaman hijau rimbun. Keren abis!Makanya, usahakan jangan weekend deh kalau mau main ke air terjun ini. Cari waktu yang sekiranya sepi pengunjung biar kamu bisa dapat foto yang keren banget di Leke Leke Waterfall popularitasnya, jalan menuju Leke Leke Waterfall juga sudah lebih bagus daripada sebagian jalur ke air terjun di Bali lainnya, terutama untuk air terjun yang masih lebih tersembunyi. Kamu pun bisa dengan mudah menemukan air terjun ini karena papan petunjuk sudah dipasang di banyak Kanto Lampo WaterfallAir Terjun Kanto Lampo bisa dibilang merupakan salah satu yang paling mudah dicapai dari area-area turis seperti Ubud. Terletak di Gianyar, Kanto Lampo Waterfall memang relatif mudah dicapai dari area Bali Selatan! Meski begitu, pemandangan yang disajikan juga bukan pemandangan air terjun Lampo adalah salah satu air terjun dengan bentuk yang unik karena air menuruni tebing-tebing yang terbentuk seperti terasering. Hasilnya adalah air terjun unik yang keren banget buat jadi latar belakang foto yang Instagramable!Kalau berani, kamu bahkan bisa memanjat air terjun ini sampai ke tengah. Tapi pastikan hati-hati ya, karena batu-batu di tebing ini sangat licin Aling Aling WaterfallMeski sekilas seperti air terjun deras biasa, Aling Aling Waterfall sebetulnya terbelah dua satu yang airnya sangat deras, sementara yang satu lagi debit air yang meluncur jauh lebih sedikit. Hasilnya, kamu mungkin akan melihat air terjun ini terlihat berbeda di foto yang satu dengan foto yang lain, kadang terlihat satu, kadang terlihat dua - tergantung debit air yang sedang keistimewaan Aling Aling Waterfall enggak cuma itu. Air terjun yang ada di Bali utara, tepatnya di Kabupaten Buleleng, ini juga punya kolam air yang dalam, mencapai 4 meter, dan sangat ideal untuk berenang! Air di sini juga bersih dan sangat segar, bikin kamu pasti pengen siap-siap harus berjalan jauh dari area masuk ya, karena kamu akan harus berjalan sekitar 10 menit untuk sampai ke air Tegenungan WaterfallTegenungan Waterfall atau Air Terjun Tegenungan terletak di Gianyar, enggak jauh dari Bali Bird Park yang tersohor, dan bisa dengan mudah dicapai dari Ubud juga. Bisa dibilang, Air terjun di Bali yang satu ini adalah yang paling mudah dicapai dari Bali selatan dibanding air terjun lainnya dalam daftar ini. Enggak heran, air terjun ini pun bisa lebih ramai daripada air terjun lainnya di begitu, Air Terjun Tegenungan tetaplah indah dan bisa dimengerti kenapa banyak orang mau datang ke sini. Dengan arus air yang deras, apalagi di musim hujan, pemandangan yang diberikan oleh air terjun ini sangat mengesankan!Karena ramai, sangat tidak disarankan mengunjungi Tegenungan Waterfall di musim liburan, ya! Kamu juga bisa mengunjungi air terjun ini dan Hidden Canyon yang tak jauh dari sana dalam satu hari yang sama dengan paket Full Day Tour Hidden Canyon, Air Terjun Tegenungan, dan Goa Gajah yang bisa dipesan di Klook Hidden canyon, savana, hingga Taman Edelweis - inilah hidden gems yang ada di Bali6. Tibumana WaterfallTibumana Waterfall terletak di Bangli, dan merupakan salah satu air terjun yang paling populer juga di Bali karena pemandangan yang ditampilkan di sini. Dengan dikelilingi tebing-tebing yang hijau karena rimbun tanaman, Tibumana Waterfall terasa sangat menyenangkan dan menenangkan untuk hanya itu, tempat ini juga ideal untuk jadi area berburu foto yang bagus karena latar belakang air terjun, tebing-tebing hijau di sekelilingnya, dan juga kolamnya yang terlihat menyegarkan. Apalagi, area untuk berfoto di Tibumana Waterfall juga cukup luas, sehingga kamu bisa mendapatkan berbagai angle yang cocok untuk Tukad Cepung WaterfallTukad Cepung Waterfall sendiri merupakan air terjun yang relatif enggak terlalu jauh juga dari Bali selatan. Tepatnya sekitar 1 jam berkendara dari sekitar Denpasar. Enggak heran air terjun ini juga cukup populer di kalangan terjun Tukad Cepung sendiri cukup unik karena letaknya seperti di dalam ngarai atau canyon, karena diapit tebing-tebing batu yang memberikan pemandangan yang sangat berbeda dibanding air terjun lain. Kalau datang di waktu yang tepat, kamu bahkan bisa mendapatkan foto "cahaya surga" dengan memanfaatkan sinar matahari yang masuk ke area tertentu di antara dinding-dinding batu ini!Air terjunnya sendiri cukup indah dan keren untuk berfoto, apalagi jika kamu datang ketika air sedang cukup Gitgit WaterfallGitgit Waterfall atau Air Terjun Gitgit air terjun dengan ketinggian mencapai 48 meter, membuatnya menjadi salah satu air terjun tertinggi di Bali. Pemandangan yang dihasilkan pun sangat mengesankan, dengan air terjun ke bawah dalam dua kolom karena terbelah batu tebing. Namun untuk mencapai ke sini, memang enggak mudah karena Air Tejrun Gitgit terletak di Bali utara. Kamu bisa mengunjunginya dalam satu hari bersamaan dengan Aling Aling Waterfall karena lokasinya memang tak terlalu jauh. Selain itu, tak jauh dari Gitgit Waterfall kamu juga akan menemukan beberapa air terjun kecil lain, jadi bisa lebih puas wisata air terjunnya!Jika kamu lebih suka mengunjungi Gitgit Waterfall tanpa ribet, kamu bisa mengunjungi air terjun ini dan juga Aling Aling Waterfall dengan mengikuti paket tour Bali Hidden Waterfalls Banyumala Twin WaterfallSesuai namanya, Banyumala Twin Waterfall merupakan air terjun yang aliran ke bawahnya terpecah menjadi dua jalur, membuatnya seolah dua air terjun di satu tempat. Aliran airnya pun cukup deras meski debit airnya tidak terlalu tinggi, membuatnya seperti turun mengikuti kontur tebing batu di bukan hanya itu saja yang membuat wisata air terjun ini sangat menarik. Tetapi juga karena air terjun ini punya kolam yang relatif luas dan lebar, membuatnya ideal banget untuk refreshing dan berenang. Apalagi kolamnya pun enggak terlalu dalam. Pemandangan hijau di sekeliling area wisata air terjun pun akan membantumu merasa tenang dan nyaman saat bermain di air terjun siap-siap harus trekking menuruni tangga cukup jauh ya untuk bisa ke sini, karena letaknya sekitar 2km dari parkiran Banyu Wana Amertha WaterfallAgak mirip dengan Kanto Lampo Waterfall yang seperti air terjun berbentuk terasering dengan kontur bertumpuk-tumpuk, Banyu Wana Amertha Waterfall juga memiliki keunikan yang sama. Yang berbeda adalah jika Kanto Lampo terlihat seperti 1 air terjun yang bertumpuk, Banyu Wana Amertha Waterfall ini seperti beberapa air terjun muncul di satu tempat sekaligus!Hal ini disebabkan ada jarak antara satu aliran dengan aliran lainnya. Wisata air terjun di Bali yang satu ini pun menghadirkan pemandangan yang unik banget!Terletak di Wanagiri, Banyu Wana Amertha Waterfall ini terletak tidak jauh dari Banyumala Twin Waterfall dan Gitgit Waterfall. Kamu juga bisa berwisata ke Wanagiri Hidden Hill yang punya pemandangan indah ke Danau Hidden Hill adalah salah satu spot Instagramable di Bali! Baca selengkapnya Promo Khusus Aktivitas Outdoor Bersama DecathlonKamu hanya perlu memasukkan kode promo KLOOKXDECATHLON saat checkout, dan diskon langsung sebesar Rp akan langsung kamu dapatkan - tanpa minimum pembelian! Diskon ini terbatas bagi pengguna baru Klook dan untuk 100 transaksi pertama saja, jadi segera buat akun di Klook dan lakukan pemesanan aktivitas outdoor kamu di Klook.
Bantenpunya banyak tujuan wisata alam. Nah, salah satu pilihan untuk kamu rileks sejenak dari hiruk-pikuk pekerjan adalah air terjun. Nah, beberapa spot air terjun di Banten belum terkenal karena termasuk hidden gem dan hanya warga lokal yang tahu loh. Kamu bisa berkunjung ke 7 spot air terjun di Banten ini. Check it out!
SABTU 21 JANUARI 2017. BANYUWANGI — Gemuruh banjuran dua air terjun kembar dari satu sungai itu lamat-lamat memecah keheningan siang di tengah belantara hutan pinus. Dari ketinggian 10 meter, dua banjuran mata air terjun menghantam deras ke satu dari empat tingkat susuan batuan di bawah. Banjuran air yang semula turun deras, pelan-pelan mengalir
AirTerjun Bidulginangpokpo. Air Terjun Bidulginangpokpo. Jika Anda penggemar K-drama dan film, Anda mungkin pernah melihat Air Terjun Bidulginangpokpo tanpa mengetahui namanya. Muncul dalam drama populer seperti "Kingdom (2019)" dan "Arthdal Chronicles (2019)," air terjun ini terletak di dalam Geopark Nasional Hantangang di Pocheon.
Meskiuntuk sampai ke Air Terjun Matapila, pengunjung akan menghadapi jalur perjalanan cukup ekstrem. Baca juga: Rekomendasi Tempat Wisata di Kolaka Timur Sulawesi Tenggara, Air Terjun Tetewa, Bendungan Ladongi. Untuk sampai di air terjun tersebut membutuhkan waktu kurang lebih 40-50 menit perjalanan 'membelah' hutan belantara.
. fr87xgy4i4.pages.dev/414fr87xgy4i4.pages.dev/307fr87xgy4i4.pages.dev/211fr87xgy4i4.pages.dev/361fr87xgy4i4.pages.dev/162fr87xgy4i4.pages.dev/53fr87xgy4i4.pages.dev/394fr87xgy4i4.pages.dev/66
style ke air terjun